KOBA — Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, didampingi Wakil Bupati, Efrianda serta Ketua TP UKS/M Bangka Tengah, Eva Algafry, menyambangi SMPN 1 Koba untuk meninjau langsung pelaksanaan kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) bagi siswa, Senin (25/08/2025).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati juga turut serta menjalani pemeriksaan kesehatan bersama para siswa, sebagai bentuk dukungan terhadap pentingnya kesadaran kesehatan sejak dini.
“Hari ini kita melaksanakan cek kesehatan gratis di sekolah, salah satu program dari Bapak Presiden. Sasarannya anak-anak usia 7 sampai 17 tahun. Tujuan utamanya agar semua siswa mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing,” kata Algafry.
Bupati menambahkan bahwa kegiatan ini harus ditindaklanjuti secara serius oleh semua pihak, terutama guru dan orang tua.
“Kalau dari hasil pemeriksaan ditemukan gangguan kesehatan, guru harus segera menyampaikan kepada orang tua siswa. Ini penting agar segera ditindaklanjuti dan orang tua juga tahu apa yang perlu dilakukan untuk kesehatan anak-anaknya,” imbuhnya.
Menurut Algafry, kegiatan serupa sebenarnya bukan hal baru di Bangka Tengah. Ia menyebut bahwa pemeriksaan kesehatan rutin di sekolah telah lama dilakukan melalui program screening kesehatan dasar yang menyasar sekolah-sekolah setiap tahun.
“Program ini bukan baru dilakukan karena adanya instruksi Presiden, karena di Bangka Tengah sudah rutin dijalankan minimal satu kali dalam setahun oleh masing-masing puskesmas. Sekarang kita tambah semangatnya dengan program nasional ini,” ungkapnya.
Ia pun mengajak siswa untuk aktif menjaga kesehatannya.
“Kami imbau anak-anak untuk memeriksa kesehatannya secara berkala, minimal enam bulan sekali. Ini gratis, bisa langsung ke puskesmas terdekat. Jangan takut, ajak juga teman-temannya,” pesan Bupati.
Senada dengan Algafry, Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang telah dilaksanakan setiap awal tahun ajaran baru.
“Sebetulnya kegiatan ini adalah program screening kesehatan anak sekolah yang memang sudah berjalan tiap tahun. Hari ini kita melanjutkan dan menyelaraskan dengan program Asta Cita dari Presiden terkait cek kesehatan gratis untuk seluruh siswa usia 7–17 tahun. Program ini dilakukan setahun sekali, tepat di awal siswa masuk sekolah, agar kita bisa mendeteksi lebih awal potensi gangguan kesehatan,” terang Zaitun.
Zaitun juga menyebutkan bahwa berbagai aspek kesehatan yang diperiksa meliputi tekanan darah, tinggi badan, berat badan, kesehatan mata, telinga, gigi dan mulut, gula darah, serta hemoglobin.
Di tengah kegiatan, salah satu siswi kelas 7 SMPN 1 Koba, Noura Jholyta (11), mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya bisa ikut serta dalam program ini.
“Senang, bahagia, dan bangga banget bisa diperhatikan dan dipedulikan sama Bapak Presiden, Bapak Bupati, dan Bapak Wakil Bupati. Semoga kegiatan cek kesehatan gratis di sekolah seperti ini terus diadakan,” ujar Noura.
Berdasarkan informasi, kegiatan cek kesehatan di SMPN 1 Koba hari ini difokuskan untuk siswa kelas 7, dengan total 293 siswa. Sedangkan siswa kelas 8 dan 9 telah mengikuti kegiatan serupa pada periode sebelumnya.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Deanty N.
Editor: Asti Pradiajayanti
Fotografer: Prayogi J.











LEAVE A REPLY