NAMANG – Sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan kawasan lahan persawahan di Desa Namang, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) menggelar rapat koordinasi (rakor) di Saung Sawah Pelangi Pelawan Desa Namang, Rabu (28/01/2026).
Rakor tersebut difokuskan pada pembahasan penataan dan regulasi pemanfaatan kawasan persawahan Desa Namang yang saat ini berkembang sebagai kawasan wisata yang tertata dan tetap produktif.
Mewakili Bupati Bangka Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, hadir memimpin rakor. Turut hadir Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala DPKP, Kepala Diskominfosta, Camat Namang, Kepala Desa Namang, perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Bateng, penyuluh pertanian, serta tokoh masyarakat.
Sekda Bateng, Ahmad Syarifullah Nizam, mengatakan terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki dan didukung oleh Pemkab agar kawasan sawah Desa Namang dapat dioptimalkan sebagai kawasan wisata tanpa mengurangi fungsi produktifnya sebagai salah satu sumber ketahanan pangan di Kabupaten Bangka Tengah.
“Kita dapat melihat potensi wisata di Desa Namang saat ini sedang viral dan berkembang pesat. UMKM pun tumbuh di sepanjang kawasan persawahan ini. Namun, ada hal penting yang harus kita perhatikan, yaitu penataannya. Jangan sampai keramaian yang ada justru mengganggu ekosistem sawah yang selama ini menjadi salah satu sumber ketahanan pangan kita,” tegasnya.
Oleh karena itu, ia menyampaikan bahwa prioritas pemanfaatan kawasan sawah Desa Namang saat ini difokuskan pada perbaikan fasilitas serta penegakan regulasi, agar seluruh aspek dapat berjalan sesuai aturan dan potensi wisata sawah dapat berkembang secara optimal.
“Kita akan berkolaborasi antar-OPD untuk memperhatikan peningkatan fasilitas serta penguatan regulasi tata ruang agar kawasan ini tertib dan estetik sebagai destinasi wisata. Pemkab mendukung wisata sawah Desa Namang sebagai ruang tumbuh UMKM, peningkatan nilai pariwisata, dan yang terpenting tetap berfungsi sebagai sumber ketahanan pangan,” jelas Sekda Bateng.
Sementara itu, Kepala DPKP Bangka Tengah, Dian Akbarini, menyampaikan bahwa pembahasan penataan dan regulasi pengembangan wisata sawah Desa Namang merupakan langkah positif dalam menjaga ekosistem persawahan.
“Kami bersama OPD terkait akan menata kawasan wisata sawah Desa Namang agar lebih tertib dan sesuai regulasi dalam menjaga ekosistem sawah. Kami ingin UMKM berkembang, sektor pariwisata memiliki nilai tambah, dan petani tetap dapat memanfaatkan sawah secara produktif untuk mendukung ketahanan pangan di Bangka Tengah,” ujarnya.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Yudi Rispandy
Editor: Kumala Sari Dewi
Fotografer: Yudi Rispandy











LEAVE A REPLY