Home Berita Terkini Sekuntum Melati Angkatan II di Desa Tanjung Gunung, Algafry: Menciptakan Perempuan Hebat dan Inovatif dalam Keluarga

Sekuntum Melati Angkatan II di Desa Tanjung Gunung, Algafry: Menciptakan Perempuan Hebat dan Inovatif dalam Keluarga

996
0
SHARE
Sekuntum Melati Angkatan II di Desa Tanjung Gunung, Algafry: Menciptakan Perempuan Hebat dan Inovatif dalam Keluarga

Pangkalan Baru - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, S.T. bersama Ketua TP-PKK Bangka Tengah drg. Eva Algafry menghadiri Pembukaan Sekolah untuk Perempuan Jadi Mandiri Terlatih (Sekuntum Melati) Angkatan II Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Alun-alun Desa Tanjung Gunung, Pangkalan Baru, Senin (12/07/2021).         

Acara yang merupakan rangkaian kegiatan Peringatan ke-93 Hari Ibu dengan tema Perempuan Bersatu, Anak Terlindungi, Indonesia Maju, diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Digelarnya sekolah ini dengan pilot project bersama Bangka Tengah (Bateng) dan Bangka Barat.

Simbolis pemukulan gong menandai dibukanya acara oleh Gubernur Provinsi Babel, Dr. H. Erzaldi Rosman, S.E., M.M. didampingi istri, Bunda Melati Erzaldi, Bupati Bateng, Ketua TP-PKK Kabupaten Bateng, Kepala DP3ACSKB Babel, Camat Pangkalan Baru, Kepala Desa Tanjung Gunung, sekaligus menyematkan tanda peserta dan simbolis penyerahan 44 kotak masker untuk Sekuntum Melati Desa Pangkal Beras dan Tanjung Gunung.

Pada kesempatan tersebut Algafry Rahman menyampaikan apresiasinya kepada pihak penyelenggara atas dipercayakannya Bangka Tengah menjadi kabupaten terpilih sebagai Sekolah Perempuan Sekuntum Melati Tahun 2021.

"Pendidikan yang utama untuk anak-anak adalah pendidikan yang dimulai dari keluarga. Ibu adalah tonggak kokoh dalam menciptakan generasi yang hebat dan berakhlak, mari kita dukung bersama agar Sekolah Perempuan Sekuntum Melati ini akan menciptakan perempuan yang hebat dan inovatif bagi keluarga, bagi Bangka Tengah, bagi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Indonesia Maju,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Erzaldi Rosman menyampaikan bahwa pembentukan sekolah perempuan ini berawal dari bentuk tanggung jawab dan keprihatinan terhadap kondisi masyarakat khususnya terhadap kaum perempuan yang belum ideal. Menurutnya, partisipasi perempuan maupun kontribusinya dirasa belum maksimal padahal potensi mereka sangat luar biasa.

“Mereka adalah perempuan yang berbakat dan penuh semangat. Maka terpikirlah ide untuk mendirikan lembaga yang diharapkan mampu menjawab permasalahan yang dihadapi,” ujar Erzaldi.

Dilanjutkannya, dengan kesepakatan bersama didirikanlah Sekolah untuk Perempuan Jadi Mandiri dan Terlatih (Sekuntum Melati) pada tahun 2020 yang lalu.

“Atas izin Allah kita telah meresmikannya. Sebagai piloting di dua desa berbeda yaitu Desa Rukam Kabupaten Bangka Tengah dan di Desa Jelutung II Kabupaten Bangka Selatan. Dalam evaluasi kami keberadaan Sekuntum Melati Angkatan I telah berhasil membuat perbedaan dan perubahan berarti bagi peserta didik dengan pelatihan dan pendampingan secara intensif selama periode belajar yaitu 3 bulan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekuntum Melati dari Tanjung Gunung terdiri atas 75 peserta, dari Pangkal Beras 25 peserta dan kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan dari bulan Juli hingga September 2021.

Acara ini dihadiri juga oleh perwakilan jajaran Forkopimda Provinsi Babel dan Forkopimda Kabupaten Bateng, perwakilan UN Women Asia, perwakilan One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship (OK OCE), Kepala DPPKBPPPA Bateng, perwakilan OPD se-Bateng, perwakilan organisasi wanita se-Bateng, guru dan kepala sekolah Sekuntum Melati, para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.* (UMM/MRT/APJ/Foto:PYJ)

 

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah