Home Berita Terkini Sematkan Jas Lab Dokter Hewan Cilik, Herry Erfian: Langkah Pencegahan Zoonosis Rabies

Sematkan Jas Lab Dokter Hewan Cilik, Herry Erfian: Langkah Pencegahan Zoonosis Rabies

243
0
SHARE
Sematkan Jas Lab Dokter Hewan Cilik, Herry Erfian: Langkah Pencegahan Zoonosis Rabies

Pangkalan Baru – Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Zoonosis Rabies di SD St. Theresia 3 Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kamis (14/10/2021). Sebanyak 20 siswa yang terdiri dari anak-anak murid kelas 5 & 6 SD St. Theresia 3 mengikuti kegiatan KIE yang resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Herry Erfian, S.T.

“Kegiatan KIE ini sangat penting dilakukan, karena hampir setiap rumah, setiap kepala keluarga juga anak-anak mempunyai hewan peliharaan baik itu anjing, kucing ataupun hewan lainnya. Hewan peliharaan harus dipelihara dan dirawat dengan layak, diperiksakan ke dokter hewan secara rutin juga divaksin agar benar-benar terjamin kesehatannya,” ucap Erfian ketika ditemui.

Erfian juga menambahkan peran serta pemahaman anak-anak sangat penting mengenai penyakit Zoonosis Rabies, pencegahannya, tata cara penanganan luka dan pelaporan jika terjadi kasus gigitan anjing atau hewan lainnya sebagai bentuk pencegahan dan pengendalian terkait Zoonosis Rabies.

“Tidak hanya anak-anak, para guru juga diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi kepada lingkungan sekitar mengenai bahaya rabies serta pentingnya vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan,” tambah Erfian

Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah dalam rangka pencegahan dan pengendalian Zoonosis Rabies juga terus berupaya melakukan vaksinasi Rabies, seperti yang sudah dilakukan di Desa Jeruk pada Selasa (28/09/2021) kemarin.

Senada dengan Wakil Bupati Bangka Tengah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, Sajidin, S.E., M.Si, mengatakan hampir seluruh manusia menyukai dan memelihara hewan kesayangan seperti anjing, kucing, kera dan musang, bahkan terkadang hewan-hewan peliharaan tersebut ikut tidur bersama di tempat tidur.

“Kesadaran anak-anak secara dini dalam program vaksinasi hewan peliharaan, peningkatan kualitas manajemen pemeliharaan hewan piara, peningkatan kebersihan diri dan lingkungan merupakan kunci awal dalam pencegahan dan pengendaliannya,” ucap Sajidin.

Adanya edukasi kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan KIE, menurut Sajidin dikemudian hari akan dapat menjadi duta atau kader pencegahan penularan zoonosis khususnya rabies serta dapat berperan sebagai dokter hewan cilik juga dapat melaporkan bila terjadi kasus gigitan anjing atau hewan lain pada dinas/petugas yang berwenang.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD St. Theresia 3, Theresia Herlina LT, S.Pd.SD., bersyukur dengan adanya kegiatan edukasi seperti KIE untuk anak-anak serta berharap kegiatan edukasi dapat terus berlanjut.

“Dengan adanya kegiatan ini anak-anak lebih semangat belajar serta bisa belajar dengan orang lain, tidak hanya dari guru saja. Anak-anak juga kedepannya bisa menularkan ilmu-ilmu untuk teman-teman di sekolah serta di lingkungan terutama yang memiliki hewan pemeliharaan,” ucapnya.

Kegiatan yang dibuka dengan Pemasangan Jas Lab Dokter Hewan Cilik serta penyematan selempang oleh Wakil Bupati Bangka Tengah kepada 2 orang perwakilan murid SD St. Theresia 3 ini juga dihadiri oleh Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sekretaris Camat Pangkalan Baru, Kepala Desa Jeruk serta para guru SD St. Theresia 3.* (PYJ/WEE/Foto:YHP)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah