Home Berita Instansi dan Kementerian Simfoni Budaya, Sebuah Langkah Lestarikan Seni Budaya Tradisi Daerah

Simfoni Budaya, Sebuah Langkah Lestarikan Seni Budaya Tradisi Daerah

386
0
SHARE
Simfoni Budaya, Sebuah Langkah Lestarikan Seni Budaya Tradisi Daerah

PANGKALANBARU – Seni budaya merupakan sebuah adat istiadat, tradisi, dan eksistensi yang merupakan ciri khas bagi suatu bangsa. Melestarikan seni budaya merupakan tantangan tersendiri khususnya bagi generasi muda dan para pelaku seni.

Demi mempertahankan dan melestarikan seni budaya yang ada di Bangka Tengah, Pemkab Bangka Tengah melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dinbudparpora) menggelar kegiatan Workshop Pelaku Seni se-Bangka Tengah dengan tema Simfoni Budaya Satu Notasi untuk Pelestarian 2023 di Hotel Grand Vella, Pangkalanbaru, Senin (14/08/2023).

Kegiatan workshop ini mengundang narasumber yang merupakan komposer dan praktisi seni musik tradisi Bangka Belitung, yakni Jamal Gentayangan dan Budi Utomo, untuk melakukan diskusi, memberikan edukasi, serta bagaimana melestarikan serta mengembangkan seni budaya khususnya seni musik tradisi yang ada di Bangka Tengah.

Alunan musik Melayu terdengar dari petikan Dambus yang mendayu-dayu menyambut kehadiran Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, didampingi Kepala Dinbudparpora, Zainal, untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut.

"Seni musik Dambus merupakan bagian dari kebudayaan kita. Seni ini wajib kita lestarikan agar terus berkembang dan menjadi ciri khas kita," ucap Algafry dalam sambutannya.

Melalui kegiatan ini, Algafry juga menyampaikan dukungannya terhadap seni budaya yang ada di Bangka Tengah untuk terus berkembang dan dikenal masyarakat luar.

"Kami selaku pemerintah daerah tentu akan ikut bersama dengan teman-teman pelaku seni untuk memperhatikan dan mengembangkan seni budaya kita agar bisa kita perkenalkan ke masyarakat luas," ujarnya.

Ia juga berharap dengan workshop yang diadakan ini dapat memberikan rasa optimisme bahwa seni budaya tetap bisa bertahan dan berjaya.

"Melalui kegiatan ini mari kita bersama dengan para pelaku seni untuk terus menjaga budaya Bangka Tengah melalui karya seni tradisi yang kita cintai," ajak Algafry.

Zainal, selaku Kepala Dinbudparpora, mengatakan kegiatan workshop ini sebagai wadah bagi para pelaku seni tradisi di Bateng untuk mengembangkan diri sehingga mampu melestarikan nilai budaya tradisional daerah secara kreatif dan profesional untuk mengangkat ekonomi masyarakat melalui kekayaan seni budaya.

"Kita mengadakan kegiatan ini agar para pelaku seni khususnya di Bateng mampu mengasah segala potensi agar seni budaya ini bisa menggairahkan untuk promosi daerah dan dapat menjadi nilai ekonomis di masyarakat," ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 14-16 Agustus 2023 ini dihadiri peserta dari para pelaku seni musik tradisi dan anggota sanggar se-Kabupaten Bangka Tengah.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis : Yudi Rispandy

Editor : Asti P.

Fotografer : Yudi Rispandy