KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menyelenggarakan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang dikolaborasikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional, Jumat (13/02/2026) pagi. Bertempat di Taman Milenial Adhyaksa (Eks PT Koba Tin), acara ini menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian lingkungan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat jelang Ramadan.
Hadir mewakili Bupati Bangka Tengah, Sekretaris Daerah, Ahmad Syarifullah Nizam, didampingi oleh jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Tengah, perwakilan Forkopimda serta berbagai elemen masyarakat mulai dari siswa sekolah hingga pelaku UMKM.
Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya masalah estetika, melainkan isu global terkait perubahan iklim. Ia menyoroti kontribusi gas metan dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta praktik pembakaran sampah terbuka sebagai pemicu emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
"Kita perlu mengambil peran aktif dalam implementasi kebijakan mitigasi dan adaptasi iklim melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Pengelolaan sampah yang lebih baik adalah kunci untuk menurunkan emisi GRK," ujar Syarifullah.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan HPSN 2026 sebagai milestone untuk bergerak bersama dalam memilah sampah dari rumah dan membangun kemitraan pengelolaan sampah yang lebih komprehensif.
Selain isu lingkungan, Pemkab Bangka Tengah juga bergerak cepat menjaga daya beli masyarakat menjelang bulan suci Ramadan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini bertujuan untuk stabilisasi pasokan, harga pangan serta pengendalian inflasi daerah.
Berdasarkan data pantauan, berbagai komoditas pokok dijual dengan harga di bawah pasar, di antaranya komoditi, harga, volume tersedia.
Beras SPHP: Rp 11.800/kg (tersedia 1.750 kg),
Minyakita: Rp 15.000/liter (tersedia 1.320 liter),
Cabai Merah Keriting: Rp 40.000/kg (tersedia 30 kg)
Telur Ayam: Rp 28.800/kg (tersedia 151 kg)
Bawang Merah: Rp 45.000/kg (tersedia 80 kg)
Acara juga dimeriahkan dengan gelar produk UMKM lokal, mulai dari sektor perikanan hingga beragam pangan olahan kreatif.
Kemeriahan acara sudah terasa sejak pukul 07.30 WIB dengan rangkaian agenda yang padat dan bermanfaat, meliputi senam bersama, gotong royong, dan penanaman pohon, pemberian santunan sosial yang bekerja sama dengan Baznas Bangka Tengah kepada sebanyak 30 masyarakat yang membutuhkan, serta dilakukan zoom GPM Serentak sebagai koordinasi nasional pengendalian inflasi.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Onie R. Bana
Editor: Kumala Sari Dewi
Fotografer: Redoh Soniman











LEAVE A REPLY