Home Berita Terkini Sinergikan Program Kebahasaan, Algafry Siap Terapkan Bahasa Indonesia yang Baik di Ruang Publik

Sinergikan Program Kebahasaan, Algafry Siap Terapkan Bahasa Indonesia yang Baik di Ruang Publik

1,476
0
SHARE
Sinergikan Program Kebahasaan, Algafry Siap Terapkan Bahasa Indonesia yang Baik di Ruang Publik

Koba - Sinergitas program kebahasaan dan kesastraan, Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersilaturahmi sekaligus audiensi ke Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), disambut hangat oleh Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Ruang Kerja Bupati, Selasa (02/02/2022).

Orang Nomor Satu di Bateng ini menyambut baik silaturahmi yang dilakukan oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Hal ini sangat baik untuk sinergitas khususnya dalam pembinaan dan pengawasan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik di Kabupaten Bangka Tengah," tuturnya.

Menurut Algafry, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah ingin menindaklanjuti program yang dibawa oleh Kantor Bahasa sekaligus peluang untuk bekerja sama dalam program tersebut.

"Kami siap bekerja sama dengan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam hal pembinaan dan pengawasan penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik dengan baik," ucap Algafry.

Dalam kesempatan ini, Yani Paryono selaku Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beserta jajarannya, ingin bersilaturahmi untuk berkenalan dengan Bupati Bangka Tengah mengingat dirinya baru beberapa hari menjabat.

"Kedatangan kami sekaligus untuk memperkenalkan program kebahasaan dan kesastraan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bangka Tengah," tutur Yani Paryono.

Ia juga mengatakan pada tahun 2012, ada 296 Lembaga Pemerintah di luar negeri yang proses pembelajarannya menggunakan Bahasa Indonesia. Arah dan tujuan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009 diperkuat dengan Perpres 93 Tahun 2019 bahwasanya Bahasa Indonesia diharapkan menjadi bahasa internasional.

“Oleh karena itu kita diminta terkait dengan Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, untuk memulai karakter bangsa dan bahasa di ruang publik”, ujar Yani.

Untuk perlindungan bahasa daerah, menurut Yani tahun lalu telah melakukan penerjemahan dari cerita rakyat ke sastra Bangka, tetapi masih pilot project, dan tahun ini akan dilaksanakan. "Selain itu, kami juga ada Kelompok Kerja Layanan Profesional, pengembangan dan perlindungan bahasa dan sastra yang tahun lalu dikerjakan. Kabupaten Bangka Tengah tahun lalu juga membuat kajian toponimi dari cerita rakyat dengan turun ke lapangan mengambil cerita rakyat. Lalu kami ambil beberapa sampel dan masih dalam proses pembuatan dan belum diterbitkan," jelasnya.

Yani menambahkan bahwa Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditunjuk menjadi koordinator literasi di Kepulauan Bangka Belitung terkait literasi dasar dan baca tulis.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Kabag Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis: Irvan

Editor: Kumala Sari Dewi

Fotografer: Irvan