KOBA - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 (Lima) Koba Kabupaten Bangka Tengah kembali gelar khataman Al-Qur'an kelas VI (enam) dan Festival Pentas Seni (Pensi) di halaman SDN 5 Koba, Selasa (16/4/2019) pagi. Acara pelepasan khataman Al-Qur'an serta Festival Pensi ini dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bateng, Lurah Padang Mulia, para tokoh agama, serta para tokoh masyarakat.
Kepala SDN 5, Saryani, S.Pd menyatakan bahwa khataman siswa kelas VI ini telah dipersiapkan sejak awal tahun ajaran baru, dimulai dengan membaca Al-Qur'an pada juz pertama hingga juz 30 yang telah diselesaikan pada bulan Maret 2019 kemarin. Menurutnya, metode yang digunakan dalam mendidik siswa agar giat membaca Al-Qur'an di sekolah harus dimaksimalkan. Diharapkan hingga ke jenjang sekolah selanjutnya akan terus meningkat kedisiplinan siswa dalam membaca Al-Qur'an.
"Sebelum dimulainya pelajaran, kita luangkan waktu 10 menit untuk gerakan literasinya yakni dengan membaca Al-Qur'an dan buku religi lainnya. Kemudian, para siswa kelas rendah membaca surat-surat pendek," jelas Saryani.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Drs. Iskandar mengatakan, Khataman Al-Qur’an di sekolah wajib untuk siswa kelas Vl. Karena ditingkat rendah (kelas I-IV) siswa juga mengikuti TPA, maka di tingkat atas khususnya tingkat SD kelas VI harus lebih baik lagi bacaan Al-Qur'annya.
"Hari ini kedua kalinya saya berkunjung ke SDN 5 dalam acara yang sama yakni Khataman Al-Qur’an. Program ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kita bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bateng terhadap pembinaan karakter religius," ucapnya.
Ia juga mengatakan mengelola sekolah umum berbeda dengan mengelola pesantren atau sekolah Islam lainnya. Mengingat minimnya guru agama yang mengajar di setiap sekolah, maka dari itu Ia berharap peran serta orang tua untuk ikut serta mendidik karakter religius anak. Hal ini dimaksudkan agar anak mempunyai kompetensi supaya mampu bekerja sama juga berwawasan luas.
“Untuk perhatian bersama bahwa anak-anak rentan terpengaruh pergaulan di lingkungan terdekat maka dari itu peranan orang tua, guru dan tokoh masyarakat untuk bisa membawa anak-anak menjadi generasi yang lebih baik," harap Iskandar.
Bupati Bateng yang diwakili oleh Siti Aswati, S.Ag, M.Pd.I Staf Ahli Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan menyampaikan, program khataman ini dilaksanakan setiap tahunnya untuk tingkat SD dan SMP sederajat. Banyak kegiatan agama di Bangka Tengah yang berdampak baik bagi generasi penerus. Maka dari itu, generasi penerus harus lebih hebat untuk menghadapi dunia global. Ia juga berpesan bahwa Al-Qur’an bukan hanya dibaca saja tapi juga harus diamalkan.
"Program khataman Al-Qur’an ini sangat bagus sekali untuk dilaksanakan, karena sangat banyak manfaat untuk anak-anak, Bupati Bateng, Dr. Ir. H Ibnu Saleh, M.M mengucapkan terima kasih kepada guru pendidik yang telah berupaya maksimal dalam membentuk anak-anak khususnya di pendidikan sekolah menjadi anak yang sebagaimana kita harapkan untuk generasi penerus Indonesia,” ucap Siti.* (HD/AD/KD/Foto:HD)
Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah











LEAVE A REPLY