Home Berita Terkini Studi Tiru Balasan Bangka Barat ke Bangka Tengah, Wujudkan Tata Kelola Manajemen RSUD Yang Optimal

Studi Tiru Balasan Bangka Barat ke Bangka Tengah, Wujudkan Tata Kelola Manajemen RSUD Yang Optimal

41
0
SHARE
Studi Tiru Balasan Bangka Barat ke Bangka Tengah, Wujudkan Tata Kelola Manajemen RSUD Yang Optimal

Koba - Di Ruang Rapat RSUD Bangka Tengah (Bateng), rombongan dari Bangka Barat (Babar) yakni RSUD Sejiran Setason dan Diskominfo Babar diterima langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bateng, didampingi Plt. Diskominfosta dan Direktur RSUD Bateng, Kamis (24/06/2021).

Kunjungan ini merupakan balasan studi tiru dalam rangka mewujudkan tata kelola manajemen BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) yang optimal terkait implementasi penggunaan SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bateng, Ahmad Syarifullah Nizam, S.E., M.AP., menyambut baik kedatangan rombongan Bangka Barat ini.

"Mari tetap menjaga silaturahmi seperti ini, karena ini bagian dari upaya meningkatkan kinerja yakni salah satunya dengan studi tiru yang dilakukan pada hari ini,” ujar Syarifullah dalam sambutannya.

Menurutnya, untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Bangka Tengah sudah menerapkan sistem berbasis elektronik dalam tata kelolanya menggunakan SIMRS. Hal ini disebutnya telah membuat kinerja menjadi lebih efektif dan efisien serta membantu mempercepat proses pelayanan rumah sakit itu sendiri.

Sementara itu, Kabag TU, M.S. Rangkuti mewakili Direktur RSUD Sejiran Setason dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Pemkab Bateng menerima kedatangannya beserta rombongan.

"Tujuan kami hari ini melakukan study tiru guna mempelajari SIMRS yang sudah berjalan baik di Bangka Tengah. Harapannya kedatangan kami hari ini dapat membawa ilmu dari sini dan bisa mengaplikasikannya nanti di RSUD Sejiran Setason. Terima kasih sudah menerima kunjungan kami hari ini disini dengan baik,” ujar Rangkuti.

Dijelaskan Rangkuti, RSUD Sejiran Setason sebelumnya telah mengaplikasikan SIMRS, namun dikarenakan tidak bisa mengakomodir semua kegiatan yang ada di rumah sakit maka dialihkan kembali ke sistem manual yang tentu memiliki keterbatasan sehingga tidak efektif dan efisien dalam pengelolaan administrasi dan hal lainnya.

"Andaikan SIMRS ini dihadirkan kembali, tentu akan memberikan nuansa warna yang berbeda di dalam tata kelola manajemen RSUD Sejiran Setason hingga mampu meningkatkan kinerja rumah sakit menjadi efektif dan efisien dalam memberikan mutu pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan langsung dari Plt. Direktur RSUD Bangka Tengah, dr. Lismayoni,  terkait penerapan SIMRS di lingkungan kerjanya.* (RIN/APJ/Foto:RIS)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah