Home Daerah Tekan Risiko, Eva Algafry Ingatkan Pentingnya Skrining Kesehatan untuk Perempuan Usia Produktif

Tekan Risiko, Eva Algafry Ingatkan Pentingnya Skrining Kesehatan untuk Perempuan Usia Produktif

425
0
SHARE
Tekan Risiko, Eva Algafry Ingatkan Pentingnya Skrining Kesehatan untuk Perempuan Usia Produktif

KOBA – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Kesehatan menggelar Seminar Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas pada Kelompok Usia Produktif di Pendopo Rumah Dinas Bupati Bangka Tengah, Kecamatan Koba, Selasa (28/04/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat di Usia Produktif agar Sehat, Bugar, dan Produktif” menghadirkan narasumber, yakni dr. I Made Kharunding W, Sp.B., seorang dokter spesialis bedah RSUD Dr. H. Abu Hanifah Bangka Tengah, yang menyampaikan materi tentang pencegahan dan deteksi dini kanker payudara. Hadir pula dr. Yeni Marlina, Sp.PD., FINASIM., dari RSUD yang sama yang membahas infeksi menular seksual (IMS). Kegiatan ini diikuti oleh anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-Kabupaten Bangka Tengah.

Ketua TP-PKK Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, mengajak para perempuan untuk tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan. Ia menekankan pentingnya deteksi dini untuk mengetahui risiko penyakit sejak awal, terutama bagi perempuan yang rentan terhadap kanker payudara dan penyakit lainnya.

“Kita jangan takut untuk cek kesehatan. Justru dengan pemeriksaan sejak dini, kita bisa mengetahui kondisi tubuh dan risiko penyakit lebih cepat, sehingga penanganannya juga bisa dilakukan lebih awal,” ucap Eva.

Eva juga menambahkan bahwa kesadaran perempuan dalam menjaga kesehatan diri merupakan langkah penting untuk menciptakan keluarga yang sehat dan sejahtera. Ia juga mengingatkan pentingnya mensyukuri kondisi sehat yang dimiliki saat ini serta memanfaatkannya untuk hal-hal positif.

“Pada detik ini banyak sekali orang yang berharap sehat seperti kita, pada detik ini juga banyak sekali orang yang bernapas saja harus dibantu dengan alat napas. Oleh karena itu, mari kita gunakan masa sehat kita untuk hal-hal bermanfaat, lebih bermanfaat lagi ilmu yang kita dapatkan dibagikan ke orang lain,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua GOW Bangka Tengah, Diah Vitaloka, mengatakan bahwa kanker masih menjadi salah satu tantangan kesehatan utama bagi perempuan di seluruh dunia, termasuk di Bangka Tengah. Ia menjelaskan bahwa kanker serviks, kanker payudara, dan kanker ovarium merupakan jenis kanker yang paling umum dan mematikan bagi perempuan.

“Kanker tetap menjadi salah satu tantangan kesehatan utama yang kita hadapi. Namun kabar baiknya, dengan kemajuan ilmu kedokteran, deteksi dini dan skrining dapat meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan secara signifikan,” ungkapnya.

Diah juga menyoroti masih rendahnya kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Ia menyebutkan bahwa banyak perempuan enggan melakukan skrining karena takut, kurang informasi, hingga faktor biaya dan stigma sosial.

“Ibu-ibu, jangan takut untuk memeriksakan diri. Apalagi saat ini banyak layanan skrining yang difasilitasi pemerintah secara gratis. Mari kita jaga kesehatan agar tetap sehat, aktif, dan produktif,” ajaknya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Zaitun, menjelaskan bahwa kasus kanker, khususnya kanker payudara di Bangka Tengah, masih cukup tinggi dan menjadi perhatian serius pemerintah.

“Kondisi yang memprihatinkan, banyak pasien datang ke rumah sakit sudah dalam keadaan parah. Padahal jika dideteksi lebih awal, peluang kesembuhan jauh lebih besar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, kasus kanker payudara yang ditangani di rumah sakit telah mencapai lebih dari 50 orang. Bahkan, laporan dari puskesmas pada tahun 2025 menunjukkan lebih dari 14 kasus.

Zaitun menegaskan bahwa skrining merupakan langkah paling efektif untuk mendeteksi penyakit sejak dini.

“Kami mengajak seluruh ibu-ibu untuk ikut skrining. Semua layanan ini difasilitasi pemerintah dan tidak dipungut biaya. Jangan tunggu sakit, datanglah ke puskesmas dalam kondisi sehat untuk melakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa berbagai layanan skrining seperti IVA Test, pap smear, hingga HPV DNA telah disediakan secara gratis melalui program Dinas Kesehatan.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

 

Penulis: Deanty N.

Editor: Asti Pradiajayanti

Fotografer: Prayogi J.