Home Berita Terkini Temu Teknis Pekebun, Algafry: Fokus Kembangkan Sektor Komoditas Unggulan

Temu Teknis Pekebun, Algafry: Fokus Kembangkan Sektor Komoditas Unggulan

1,828
0
SHARE
Temu Teknis Pekebun, Algafry: Fokus Kembangkan Sektor Komoditas Unggulan

Koba - Pembangunan sub-sektor perkebunan mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas perekonomian masyarakat. Sub sektor perkebunan memberikan kontribusi yang cukup besar di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Bangka Tengah dengan potensi kawasan perkebunan Kabupaten Bangka Tengah yang tersebar di enam kecamatan yaitu 53.194,50 hektar.

Terkait hal ini, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, S.T., hadiri acara temu teknis pekebun yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, Kamis  (30/09/2021) di Gedung Serba Guna Selawang Segantang Bangka Tengah.

“Pembangunan perkebunan diharapkan pada sistem agribisnis yang berdaya saing, berkeadilan dan berkelanjutan. Dalam upaya membangun sistem ini, kita menghadapi sejumlah tantangan yang kompleks, salah satunya adalah tingkat produktivitas dan mutu hasil perkebunan yang masih belum optimal, yang berakibat pada nilai tambah komoditas perkebunan yang masih rendah,” jelas Algafry.

Ia menambahkan kurang memadainya infrastuktur juga berpengaruh pada efisiensi distribusi dan pemasaran produk perkebunan. Ditambah lagi dengan kondisi pandemi yang menyebabkan perlunya usaha lebih, dalam pengembangan komoditas perkebunan.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus berupaya dalam rangka pengembangan komoditas perkebunan melalui program dan kegiatan yang dilaksanakan yang berfokus pada komoditi unggulan diantaranya lada, kelapa sawit, karet dan kopi. Pembangunan sarana dan prasarana serta pengawasan penggunaannya dengan cara memberikan bantuan berupa saprodi perkebunan, mulai dari benih bermutu, pupuk, mesin pertanian, serta alat dan bahan pertanian lainnya.

“Bangka Tengah berupaya meningkatkan mutu sumber daya manusia subsector perkebunan melalui kegiatan sekolah lapang good agricultural practice, penerapan pengendalian hama terpadu, dan penyuluhan di bidang perkebunan. Disamping itu juga kegiatan peremajaan komoditas perkebunan khususnya kelapa sawit dilaksanakan melalui dana BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit), demi meningkatkan produktivitas kelapa sawit masyarakat,” papar Algafry seraya  mengajak pekebun beserta stakeholder sub-sektor perkebunan Kabupaten Bangka Tengah untuk bersama-sama membangun komoditas perkebunan yang unggul.

Menurutnya di masa pandemi ini justru perkebunan dan pertanian yang mendorong dan mendobrak nilai ekonomi menjadi lebih baik. Baik itu harga kelapa sawit yang tinggi, harga lada lebih baik, juga cabe maupun bawang merah harganya cukup baik.

“Ini yang mendorong perekonomian masyarakat Bangka tengah khususnya Bangka Belitung pada umumnya pada semester kemarin yang tingkat perekomoniannya 6,8%,” ujarnya.

Bimbingan teknis dan juga pemberian bantuan yang diserahkan kepada masyarakat dengan tujuan memotivasi untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bangka Tengah.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini masyarakat semangat dan diharapkan melalui bantuan ini akan menstimulus rekan-rekan yang lainnya berusaha untuk lebih berkembang dalam bidang perkebunan ini,” harapnya.

Adanya kegiatan ini dapat didiskusikan pemikiran-pemikiran positif untuk membangun sub-sektor perkebunan serta dengan adanya kegiatan positif yang saling berkesinambungan. Kedepannya diharapkan pendapatan dan perekonomian pekebun yang ada di wilayah Bangka Tengah dapat meningkat melalui sektor pertanian.

Di akhir acara dilakukan pemberian bantuan secara simbolis penyerahan dana peremajaan kelapa sawit, bantuan benih lada, benih lada dalam polybag serta bantuan kecambah kelapa sawit.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah, Sajidin, SE, M.Si., Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Haruldi, SP.,M.Si, Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Irman, HS,SP, serta Kelompok Tani se-Kabupaten Bangka Tengah.* (IRV/WEE/Foto: IRV)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah