Home Penghargaan Terus Optimalkan Inventarisasi Aset Daerah, Pemkab Bangka Tengah Diganjar Penghargaan oleh KPK

Terus Optimalkan Inventarisasi Aset Daerah, Pemkab Bangka Tengah Diganjar Penghargaan oleh KPK

404
0
SHARE
Terus Optimalkan Inventarisasi Aset Daerah, Pemkab Bangka Tengah Diganjar Penghargaan oleh KPK

PANGKALPINANG - Kembali torehkan prestasi, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah dengan Optimalisasi Sertifikat Aset Daerah Terbaik. Penghargaan ini diterima oleh Algafry dalam rapat koordinasi (rakor) Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2023.

Penyerahan penghargaan ini juga turut disaksikan langsung oleh Didik Agung Widjanarko selaku Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK serta Suganda Pandapotan Pasaribu selaku Pj. Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ruang Rapat Pasirpadi Kantor Gubernur, Selasa (27/06/2023).

Algafry mengatakan prestasi yang diberikan untuk Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah ini adalah suatu ikhtiar untuk menata dan menginvetaris aset-aset yang dimiliki oleh pemerintah.

“Ini adalah usaha dari teman-teman semuanya. Kita ingin aset yang dimiliki ini jelas keberadaannya, bukan hanya bayang-bayang atau hanya sekedar kata-kata. Maka untuk itu semua aset yang dimiliki oleh pemerintah itu harus kita sertifikasikan supaya lebih jelas, nyata, utamanya memudahkan kita juga,” jelas Algafry.

Didampingi Sekretaris Daerah Bangka Tengah serta Inspektur Bangka Tengah, Algafry menegaskan jika Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus berupaya setiap tahunnya untuk memastikan aset-aset yang dimiliki itu bertambah dan terinvetarisasi dengan baik.

Diketahui pula, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK Tahun 2022 menduduki peringkat ke 2 dengan 93 poin, sedangkan untuk Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2022 menduduki peringkat ke 1 dengan skor 74,07.

Dikatakan Algafry, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berusaha mensinergikan antara MCP dengan SPI dikarenakan keduanya itu saling dibutuhkan untuk mewujudkan clean governance dan good governance.

“MCP dan SPI ini harus sinkronisasi, walau MCP bagus dan SPI nya kurang, itu kurang tepat karena SPI ini gambaran baik dari pihak internal maupun eksternal terhadap kinerja kita utamanya dalam pencegahan korupsi,” ungkapnya.

Algafry menuturkan kedepan akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, tata kelola pemerintahan yang baik, menata keuangan dan aset serta upaya pencegahan korupsi lainnya.

“Kita (Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah-red) akan selalu dan berusaha mengedepankan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” harapnya.

Dalam rakor tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama penyelamatan keuangan dan aset daerah & pengukuhan forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) dan Ahli Pembangun Integritas (API) Wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Dihadiri Bupati/Wali Kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sekretaris Daerah se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Perwakilan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Inspektur se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta tamu undangan lainnya.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis: Prayogi J

Editor: Kumala Sari Dewi

Fotografer: Prayogi J