KOBA - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, ST., dan Wakil Bupati, Herry Erfian,ST., beserta Forkopimda dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangka Tengah (Bateng) menerima suntikan vaksin Covid-19 tahap kedua di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Bateng, Kamis (18/03/2021).
Algafry mengaku, bahwa sampai saat penyuntikan tahap kedua ini, dirinya tidak mengalami gejala klinis atau gangguan pada tubuhnya. Seperti diketahui, ia mendapat vaksinasi tahap pertama pada 04 Maret 2021 lalu.
"Hari ini penyuntikan vaksin dosis kedua, Alhamdulillah lancar semuanya, tidak ada gejala apapun dan tidak sakit," kata Algafry usai pelaksanaan vaksinasi.
Proses penyuntikan vaksin Covid-19 tahap kedua ini, kata Algafry, berharap dapat meyakinkan masyarakat tentang pentingnya vaksin. Sehingga dirinya meminta masyarakat selalu menjaga kesehatan agar selalu siap untuk di vaksin. Penyuntikan vaksin Covid-19 ini merupakan ikhtiar agar masyarakat terhindar dari Virus Corona dan diharapkan pandemi COVID-19 bisa segera berakhir.
"Ikhtiar ini harus maksimal lahir dan batin, termasuk dengan divaksin seperti sekarang dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 di Bangka Tengah. Semuanya harus siap. Karena dengan vaksin kita bisa memiliki kekebalan imun sehingga bisa terhindar dari virus Corona ini, lebih baik daripada yang belum vaksin," katanya.
Lebih lanjut Algafri juga mengatakan, bahwa untuk vaksinasi pun tidak semua orang bisa lolos. Sebab ada beberapa syarat yang harus dipenuhi saat skrining kesehatan sebelum vaksin. Seperti penderita tensi darah tinggi dan gula darah tinggi dinyatakan tidak dapat mengikuti vaksinasi.
"Jadi, yang betul-betul clear (dapat melalui tahapan-tahapan skrining-red) baru bisa divaksin," ucap Algafry.
Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat dari Dinkes Bateng, Zulyan, SKM., M.Kes., mengatakan bahwa vaksin Covid-19 harus diberikan dalam dua dosis demi membentuk antibodi atau imunitas tubuh terhadap virus corona secara optimal. Vaksin Covid-19 Sinovac, misalnya, baru membentuk antibodi yang optimal 28 hari pasca penyuntikan dosis kedua.
"Kita tahu vaksin ini perlu dua kali suntikan. Penyuntikan pertama, lalu 14 hari kemudian kita disuntik kembali untuk menerima dosis kedua,” terang Zulyan.* (RIS/APJ/Foto: DDY/FEK)
.jpg)
(1).jpg)
.jpg)
Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah


.jpg)








LEAVE A REPLY