Pengusaha Taiwan Siap Beli Gaharu Bangka Tengah

Posted in Terbaru

Bupati Bangka Tengah, Erzaldi Rosman, menyatakan kalangan pengusaha Taiwan telah menyatakan kesiapannya membeli gubal gaharu daerah itu dalam jumlah banyak.

"Pengusaha Taiwan siap membeli dalam jumlah berapa pun gubal gaharu petani dan pada 2011 ini diharapkan penjualan dapat terealisir agar petani segera menikmati hasil jerih payahnya," kata bupati di Koba, Selasa. Ia mengatakan, ketertarikan pengusaha Taiwan untuk membeli gubal gaharu Bangka Tengah, berdasarkan hasil ekspose Bupati ke negara serpihan China tersebut beberapa hari lalu.

"Mereka siap membeli gubal gaharu Bangka Tengah dengan harga yang sesuai dengan kualitas gubal gaharu," katanya.

Menurut Bupati, langkah penjualan tersebut semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan petani gaharu daerah itu agar dapat memiliki penghidupan yang layak.

"Pemerintah daerah hanya mendapatkan bagian 15 hingga 20 persen dari hasil penjualan sedangkan sisanya untuk petani," katanya.

Bagi hasil tersebut, menurut Bupati, sesuai dengan kesepakatan yang dibuat petani dengan pemerintah daerah saat inokulan atau penyuntikan serbuk inokulasi pada batang gaharu milik petani.

"Inokulan tersebut disediakan oleh pemerintah daerah sehingga pohon gaharu dapat menghasilkan gubal dan disepakati hasil penjualan dibagikan antara petani dengan pemerintah," katanya.

Ia mengatakan, kerja sama jual beli gubal gaharu dengan pengusaha Taiwan juga merupakan langkah antisipasi pemerintah daerah terhadap aktivitas penyeludupan gubal gaharu.

Pihak-pihak tertentu bisa saja merayu para petani gaharu dengan harga jual jauh di bawah standar, memanfaatkan sisi-sisi kelemahan petani terutama kondisi perekonomian petani yang rata-rata berlum beruntung.

Menurut Bupati, gaharu memiliki nilai jual yang tinggi yakni dapat mencapai ratusan juta per kilogram sehingga pemerintah daerah merasa perlu memberikan tindakan kepada petani agar menghasilkan gubal gaharu yang berkualitas tinggi.

"Selain itu dengan berprofesi sebagai petani gaharu sudah dapat ikut membantu pemerintah dalam melestarikan lingkungan hidup dari ancaman kerusakan akibat aktivitas lainnya," katanya.

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah pada beberapa tahun terakhir secara gencar memberikan bantuan bibit gaharu kepada petani dalam tujuan menambah populasi pohon gaharu di daerah itu.

Pada 2011 Dinas Kehutanan dan Perkebunan Bangka Tengah membagikan bibit gaharu gratis sebanyak 225.700 bibit kepada masyarakat di enam kecamatan yakni Kecamatan Koba, Lubuk Besar, Pangkalan Baru, Namang, Simpang Katis dan Sungai Selan.

Dan berdasarkan data dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan , jumlah pohon gaharu di daerah itu hingga 2011 telah mencapai 432.477 batang yang terdiri dari 429.777 pohon gaharu hasil budidaya petani dan 2.700 pohon gaharu yang tumbuh alami di alam.

Jumlah pohon tersebut menjadikan Kabupaten Bangka Tengah sebagai daerah yang memiliki pohon gaharu terbanyak kedua di Indonesia setelah Kabupaten Mandinau Provinsi Kalimantan Timur.

"Pohon gaharu di Bangka Tengah dominan berjenis 'Aquilaria malaccensis' yang merupakan tanaman penghasil gaharu berkualitas terbaik dengan nilai jual yang tinggi," ujarnya.